Perpanjang STNK: 2 menit

Urusan uang, saya adalah manager-nya untuk rumah tangga kecil kami. Semua pendapatan dan pengeluaran saya yang atur. Sampai giliran harga popok murah belinya di mana, atau daun salam yang murmer dapetnya di toko mana, saya yang tau.

Sama juga urusan tagihan. Per bulan ada tagihan untuk gas dan internet. Tiap dua bulan ada tagihan datang untuk air. Dan tiap tiga bulan kami membayar tagihan listrik. Itu semua ditambah lagi dengan bayaran uang sewa (rent) rumah yang kami tunaikan setiap 4 pekan.

Yang agak lama frekuensinya adalah tagihan perpanjangan STNK mobil putih kami. Cuma satu mobil sih, paling kesayangan, dan sangat berjasa dalam petualangan hidup kami merantau di Perth (agak dibumbui bubuk sentimentil!). Nah, ketika kami membeli mobil yang bila dirupiahkan harganya hanya Rp17 juta itu, STNK masih berlaku hingga 3 bulan ke depan. Lumayan, “masih ada nafas” sebelum bayar perpanjangan. Lalu ketika tenggatnya tiba, kami membayar car registration licence fee disingkat “rego” alias STNK dalam istilah Bahasa Indonesia, untuk satu tahun ke depan. Alasannya sederhana saja: supaya tidak mikirin bayar tagihan STNK sampai genap nanti satu tahun berlalu.

Pembayaran rego bisa dilakukan untuk durasi izin yang berlaku 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Dan kita bisa membayarnya ke kantor Departement of Transport (DoT)–sama seperti kalau mengganti data kepemilikan kendaraan dan pembuatan SIM–dan bisa juga membayar secara daring alias lewat internet.

Pagi ini, dalam perjalanan di bis setelah beres belanja kebutuhan dapur, saya berpikir keras apakah rego harus dibayar bulan Oktober ini atau November? Sampai rumah, langsung buka laptop, dan periksa.

screenshot-www-transport-wa-gov-au-2016-10-26-11-20-42

Pertama, buka laman DoT. Cari kolom “pay online” di mana kemudian muncul pertanyaan apakah Anda memiliki account number? Saya pilih tombol “account lookup” dan memasukkan data nomor plat kendaraan yang akan diperpanjang rego-nya. Lalu prosesnya berlanjut ke konfirmasi data mobil, data kartu debit bank, dan satu klik terakhir adalah pengiriman bukti bayar ke email yang kita tuju. Semua tadi beres dalam waktu kurang dari 2 menit!

Terus kalau ingin periksa apakah mobil kita sudah sukses diperpanjang rego-nya, gampang. Klik tombol ini dan masukkan data plat mobil, nanti akan terpampang sampai tanggal berapa STNK mobil berlaku. Saya masukkan data “si putih”, dan keluarlah 26/04/2017. Sudah terbayar untuk enam bulan ke depan, alhamdulillah.

By the way…. besaran rego sedikit lebih mahal tahun ini. Iklannya sudah beredar sejak beberapa bulan lampau, dan pemerintah menjelaskan lewat pengumuman itu bahwa alasan mereka menaikkan biaya izin kendaraan bermotor adalah karena jumlah kasus kecelakaan di jalan raya yang menyebabkan kerusakan otak melonjak. Sebagian dari biaya rego yang dibayarkan adalah asuransi buat korban kecelakaan.

Semisal kecelakaan sampai membuat kecacatan permanen akibat otak yang tidak lagi berfungsi normal, maka biaya perawatan pasca operasi dan pemulihan si korban kecelakaan ditanggung oleh negara. Dari sini, saya melihat sistem asuransi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sangat patut ditiru oleh republik sebelah. STNK itu untuk asuransi pengguna jalan raya, selain tentu saja sumber pendapatan pemerintah dan dana untuk perbaikan kualitas infrastruktur jalan.

Untuk satu kendaraan berupa sedan untuk 5 orang penumpang, rego-nya sekitar 600 dolar atau Rp6 juta. Bagaimana dengan di Indonesia? Ke mana uang STNK-nya?

 

 

 

Advertisements

Author: Ella

Penulis saat ini tinggal di Perth, Australia Barat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s