CD murah

Kalau suka baca, suka nonton, dan suka beli barang di harga murah seperti saya pasti suka dengan perpustakaan di Australia. Menjadi anggota adalah gratis, asalkan bisa menunjukkan bahwa Anda memang penduduk sekitar (barang bukti yang diterima antara lain surat kontrak rumah/lease atau surat tagihan atas nama kita).

[Tintin dan Asterix, video buat nonton sama anak-anak]

Fasilitasnya? Meminjam buku, VCD, CD, mainan anak selama 3 pekan. Semua gratis dan bisa diperpanjang via Internet. Kita juga boleh pesan buku dari perpustakaan lain bila di perpustakaan tempat kita terdaftar tidak mengoleksinya.

Kalau pengalaman saya hari ini adalah membeli barang cuci gudang, istilahnya. Koleksi CD lawas perpustakaan di harga 50 sen saja.Alias setara Rp5.000. Pilihannya tidak banyak, tapi ada The Corrs, Andrea Bocelli (kesukaannya Niken), Lighthouse Family, dan satu CD musik klasik. Empat CD ditebus dengan satu koin saja. Ah.. sweet!

Metode berhitung

 

Untuk menjawab sebuah pertanyaan, kita memiliki banyak metode untuk menunjukkan jawaban. Di riset yang sedang saya garap, saya beruntung secara tidak sengaja berkenalan dengan seorang profesor marketing dari Amerika. Dia di Perth selama tiga bulan dan mengajarkan metode berhitung yang asik. Di hari pertama dia ngasih pelatihan, dia bilang bahwa riset yang bagus itu gak selalu menggunakan bahan atau data yang kita ambil sendiri (semisal wawancara, survei dll). Kalau mau taktis dalam menggunakan masa studi, gunakan saja data yang sudah dibuat lembaga berkompeten di bidangnya, dan kamu mainkan dengan teknik yang berbeda-beda.

Untuk metode penelitian, saya dikenalkan dengan sedikitnya 15 jenis dan disarankan agar mencicipi minimal 3-4 dari yang banyak itu agar lebih kaya pendekatannya. Biar gak sempit metodenya.

Dan itulah rencana saya dengan riset S3. Kombinasi tiga metode yang semuanya akan menjadi penguat dalam penyusunan argumen. Dimulai dengan kualitatif yang menggunakan data wawancara salah satu negara yang dikaji. Lalu pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan metode fuzzy set Qualitative Comparative Analysis (fsQCA) serta metode multiple regression analysis (MRA). Dengan data yang sama, dua metode (fsQCA dan MRA) akan saling melengkapi kajian yang memiliki kekuatan complexity theory.

Kira-kira, saya akan memulai dengan gambar per variabel atau per kondisi yang diamati seperti ini:

female-participation-in-labor-force-countries

 

Lalu bergerak ke meracik recipe prediksi seperti yang berikut:

 

women-in-parliament-and-all-socioeconomic-development-indicators

Lanjut ke mari…..

mra-on-screen

Semoga bisa menuliskannya menjadi riset yang patut menjadi acuan. Amiien!

Ungu

Satu lagi hari yang happy buat saya, melihat pemandangan ungu di banyak pohon dan mendengarkan Buble yang entah bagaimana selalu bisa bikin saya merasa cantik (merasa doang sik! hehehe).

Gedung Faculty of Arts di Crawley (6009)

Sebuah gedung di seberang halte bus kampus Curtin di Bentley (6102)